Postingan

PENGAGUM

Gambar
  Kau kah itu ? Yang berdendang sendu dengan seuntai senandung rindu D iantara rintihan sang kalbu  Yang terus tenggelam dalam kubangan pilu  Terinjak-injak derap langkah sang waktu Kau kah itu ?  Yang menumpahkan ku berton-ton rindu  Dengan sejuta lembar bayangmu  Merebut tiap hempasan nafasku  Mengikat tiap persendian tulangku  Dengan merindukanmu  Aku menemukanmu.  *** Ex_Nov
Gambar
Saat pagi menari, aku terlalu sering mengingatmu Suaramu sering menggeser telingaku Tatap mu membuat ku lumpuh ditatap mu Mungkin pula senyum mu yang melingkar Senyum termanis disenyum ku Dari irisan-irisan lembut pipi mu Yang memberi rindu yang getar dirindu ku Maka setelah itu, aku habis dalam kata Karena mendeskripsikan mu Lantas aku mengurung diri dalam satu kalimat  "aku mencintaimu" itu saja. *** Ex_Nov

NARASI KU

Ada sesuatu yang terasa berbeda Saat rintik hujan tertahan diatas Mega  Ada sesuatu yang terasa berbeda Saat rasa menggelora dalam jiwa dan khayal Waktu pun seolah diperlambat  Rabun kau buat mataku Letih kurasakan jiwaku Resahku.... Rindu berbalut luka Harapku, Mimpiku, Inginku, Menjadi petani yang memisahkan padi Dari sekamnya dalam nadimu Tawamu,  Senyummu, Ceriamu,  Membuat Narasiku kembali dan kembali   ***  Ex-Nov

Antara Kesetiaan & Panggilan

Aku cemburu kepada Tuhan yang telah terlebih Dahulu meminangMu lewat selembar JUBAH   Aku mencintaimu, bahkan doaku tak pernah berubah. Selalu sama "Tuhan sudah yakin dia adalah orang terakhir untukku. Tidak ada yang lain lagi Gadis itu beberapa kali menolak untuk dijodohkan. Ia tetap berpijak pada doanya. "Aku mau dia, titik!!" teriaknya sambil membanting daun pintu       Setianya tidak diragukan. Waktu itu langit murung, daun-daun terlihat segar kembali saat rintik gerimis beristirahat diatas pundak-pundak ranting dan mengairi setiap lembaran daun itu. Bunyi langkah seorang pria, mendekati gadis itu dan mencium keningnya sambil berkata "Aku harus berangkat hari ini. Aku distudikan di luar kota. Tunggu aku pulang. Gadis itu hanya menunduk. Tapi berkat semangat dari sang kekasih, ia kembali bergairah "Aku bisa hidup karena kamu sudah bagian dari nafasku" Beberapa tahun kemudian pria itu datang dan menemui gadis itu. "Aku mau nanti kamu datang ke gere...